Muda dan Berkarya, Ini Cara Gilang ‘Pindang Crackers’ Berdayakan Masyarakat Kurang Mampu

Muda dan Berkarya, Ini Cara Gilang ‘Pindang Crackers’ Berdayakan Masyarakat Kurang Mampu
Muda dan Berkarya, Ini Cara Gilang ‘Pindang Crackers’ Berdayakan Masyarakat Kurang Mampu
Bagikan tulisan ini via:

PANDEGLANG — Di era modern ini, makanan khas sudah mulai jarang dinikmati oleh lidah masyarakat kita. Banyaknya makanan asing menyerang eksistensi pemasaran makanan tradisional, membuat masyarakat lupa dengan makanan yang diwariskan nenek moyang, makanan yang kaya akan cita dan rasa dengan olahannya yang kaya akan rempah.

Tapi tidak bagi Gilang Romadhon. Pria muda asal Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten ini bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah hingga 12 juta per bulan dari hasil penjualan kerupuk pindang khas desa kelahirannya.

Usaha yang Gilang tekuni saat ini masih terbilang muda, ia memulai usahanya awal 2017 lalu di Kampung Kadongdong, RT 05 RW 08, Desa Banjarmasin, Carita, Pandeglang.

“Kebetulan baru lulus kuliah juga. Karena saya memang senang belajar entrepreneurship, akhirnya mutusin buat nggak kerja di perusahaan dulu. Pengin nyoba terapin ilmu bisnis yang udah didapat,” ujar lulusan Teknik Sipil Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini.

Gilang mengatakan, pendirian usaha ini adalah hasil dari renungannya sendiri. Dia ingin membantu masyarakat yang tidak mampu atau masih menganggur agar bisa bekerja. “Niatnya sih juga pengin banget bisa bantu kasih lapangan pekerjaan bagi masyarakat, paling sederhana buat tetangga dulu,” tambahnya.

Carita memang khas dengan kerupuk pindang. Namun, saat ini pemasarannya masih sebatas di daerah itu. Berbekal kreativitas, Gilang akhirnya mencoba mengemas kerupuk pindang buatannya agar menjangkau pasar yang lebih luas.

“Berwirausaha bukan sekadar untuk menyejahterakan diri sendiri, melainkan untuk membantu orang lain keluar dari kesusahan. Banyaknya pengrajin pindang di sini yang ngejual dengan harga yang sangat rendah. Saya pengin bantu dengan mengolah dan mengeemas lagi hingga menjadi makanan kerupuk  dengan nilai lebih,” kata Gilang yang mendesain sendiri kemasan produk yang ia namai Pindang Crackers ini.

“Alhamdulillah, saya sudah punya 6 karyawan yang terdiri dari ibu-ibu dan anak muda. Tetangga yang saya rekruit untuk mengola bisnis ini semata-mata untuk bisa meringankan beban ekonomi mereka. Senang banget tentunya bisa berkontribusi walau masih sangat kecil,” ungkap Gilang.

Keinginannya berbagi untuk sesama tak berhenti sampai di situ. Satu bungkus Pindang Crackers dijual seharga Rp 12 ribu. Dari hasil penjualan, Gilang menyisihkan Rp 2.000 untuk didonasikan melalui Dompet Dhuafa Banten. “Dompet Dhuafa adalah lembaga yang sudah sangat berpengalaman mengelola dana zakat dan sedekah. Dengan Dompet Dhuafa, saya pengin campaign juga bahwa berbagi itu sangat mudah dan asyik. Dengan beli Pindang Crackers selama bulan Ramadhan saja, kita udah bisa sedekah, lho. Apalagi nantinya dikelola oleh Dompet Dhuafa, insya Allah sedekah kita ini memberdayakan masyarakat kurang mampu,” pungkas Gilang.

Rasakan “Gurihnya berbagi di Bulan Ramadhan bersama Pindang Crackers”. . Mumpung lg di bulan Puasa, di bulan yang baik, di bulan dilipat gandakannya pahala. Mari berbagi sambil belanja! 😊 . Setiap pembelian 1 pcs Pindang Crackers, kamu telah berdonasi Rp 2.000,00 untuk masyarakat kurang mampu melalui Dompet Dhuafa. . Pindang Crackers – Teman Makan. Teman Sibuk. Teman Santai. #temanberbagi #temanbuka . #gurihnyaberbagi #bersama #pindangcrackers #jajanbanten #snack #makananringan #cemilan #cemilanenak #cemilansehat #cemilanjadul #makanankhasbanten #oleholehbanten #kerupukpindang #jajanankekinian #makan #foodporn #foodlovers #cemilanku #cemilanmurah #cemilanbanten #cemilangurih #jajanan

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pindang Crackers Official (@pindangcrackers) pada

Sahabat ingin mencoba gurihnya Pindang Crackers khas Carita ini? Pemesana dapat dilakukan via website www.pindangcrackers.com atau di media sosial Facebook Kerupuk Pindang dan Instagram @pindangcrackers(ibin/chogah)


KALKULATOR ZAKAT

TUNAIKAN ZAKAT

TUNAIKAN SEDEKAH

TUNAIKAN WAKAF

 

TINGGALKAN KOMENTAR
Bagikan tulisan ini via:

Dompet Dhuafa tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari tindak kejahatan.

Be Informed

berlangganan info DD

Assalamualaikum...

Ada yang bisa kami bantu? Jangan sungkan hubungi kami langsung dari WhatsApp Anda. Klik di sini untuk memulai chatting :)
Powered by