Inilah Enam Amalan Penolak Bala Bencana

Inilah Enam Amalan Penolak Bala Bencana
Inilah Enam Amalan Penolak Bala Bencana
Bagikan tulisan ini via:

DDBANTEN.ORG — Sahabat Dompet Dhuafa yang budiman, sebagai makhluk yang hidup di muka bumi, tentunya berada dalam zona aman yang terliputi kebaikan dan kebahagiaan menjadi dambaan kita semua. Namun, kita tetaplah insan yang tiada mampu menahan kuasa Allah atas segala sesuatu yang terjadi di dunia ini. Bila Allah berkehendak, maka segala sesuatu itu akan terjadi, termasuk bala bencana.

Sebagai seorang Muslim, kita harus meyakini bahwa hanya Allah yang menguasai seluruh kebaikan dan mudarat, baik yang belum maupun yang sudah menimpa.

Allah SWT berfirman, “Katakanlah: Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudaratan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilang kan kemudaratan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya? Katakanlah: Cukuplah Allah bagiku, kepada-Nyalah bertawakal orang-orang yang berserah diri.” (QS az-Zumar [39]: 38)

Ayat ini dan ayat-ayat yang semacamnya, memupus ketergantungan hati kepada selain Allah dalam meraih kebaikan atau menolak kemudaratan. Saatnya kita mengenali jalan-jalan yang bisa kita tempuh untuk menyelamatkan diri dari berbagai bencana dan bala-bala kehidupan.

Berikut adalah beberapa di antara jalan tolak bala bencana yang Allah tunjukkan kepada kita:

Berdoa

Hasil gambar untuk berdoa

Biasakanlah hari-hari kita dimulai dengan memohon doa keselamatan kepada Sang Pemilik Hidup. “Ya Rabbana, jangan uji kami di luar batas kemampuan kami.” (QS Al-Baqarah [2]: 286).

Sebuah hadis menyebutkan, “Tidak ada yang bisa menolak takdir kecuali doa.”

Kesungguhan takwa

Hasil gambar untuk takwa

Keterjagaan terhadap amalan takwa pada akhirnya menutup hal terburuk dan apa pun yang tidak dikehendaki oleh-Nya. “Barang siapa yang bertakwa, maka Allah jadikan ada jalan keluar baginya.” (QS at-Thalaq [65]: 2-3)

Restu dan rida orangtua

Hasil gambar untuk berbakti kepada orang tua

Tidaklah setiap kejadian dan peristiwa yang dialami oleh seseorang kecuali atas izin Allah SWT. Dan izin atau restu Allah bersama dengan restu orangtua, demikian sebut Nabi SAW yang diriwayatkan Imam at-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Hakim.

Sedekah

Hasil gambar untuk sedekah menolak bala

Orang-orang yang beriman sangat sadar terhadap kekuatan sedekah sebagai ikhtiar menolak bala, kesulitan, dan berbagai macam penyakit. Rasullullah SAW bersabda, “Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah mendahului sedekah. Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah. Dan obatilah penyakitmu dengan sedekah.”

Dalam hadis Qudsi, Allah SWT berfirman, “Wahai Anak Adam, kosongkan gudangmu untuk memenuhi apa yang ada di sisi-Ku. Niscaya Engkau akan selamat dari kebakaran, kebanjiran, pencurian dan kejahatan.” (HR Thabrani dan Baihaqi)

Dalam banyak hadis, Rasulullah menegaskan pentingnya sedekah sebagai tameng penolak bala. “Sungguh, sedekah dapat memadamkan panasnya kubur orang yang bersedekah, dan sungguh orang mukmin akan bernaung pada hari kiamat dengan payungan sedekahnya.” (HR Thabrani)

“Sedekah dapat mencegah 70 macam bencana, yang paling ringan adalah penyakit kusta dan supak.” (HR Thabrani).

“Bersegeralah kalian untuk mengeluarkan sedekah, karena sungguh bencana tak dapat melewati sedekah.” (HR Thabrani)

“Obatilah orang sakit diantara kalian dengan sedekah.” (HR Baihaqi)

Dalam hadis lain, Nabi SAW menerangkan: “Yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling gemar bersedekah, dan amalan paling dicintai Allah adalah membahagiakan orang mukmin, meringankan bebannya, membayarkan utangnya, atau menghilangkan laparnya.” (Shahih Al Jami’us Shagrir)

Imam Ibnul Jauzi dalam al-Mudhisy dan Imam as-Suyuthi dalam Kasyfu Sholsholah ’An Wasfi Zalzalah, mengisahkan gempa bumi dan tsunami pada zaman dulu secara detil tempat dan tanggal kejadiannya.

Tatkala daerahnya dilanda gempa, Khalifah Umar bin Abdul Aziz segera mengirim instruksi kepada para gubernurnya untuk bersedekah bersama warganya (dari Abu Nu’aim dalam al-Hilyah no 5/337, Ibnu Abi Dunya dalam al-’Uqubat no 23)

Jadi, disertai ikhtiar lainnya, mari kita tolak bencana dengan sedekah.

Perbanyak istighfar

Hasil gambar untuk mohon ampun

“Kami tidak akan menurunkan azab bencana selama mereka masih beristighfar (QS al-Anfal [8]: 33)

Silaturahim

Hasil gambar untuk silaturahim

Senantiasa menjaga tali silaturahim, selalu berzikir, dan membaca shalawat adalah cara yang dianjurkan Allah sebagai ‘penangkal bencana’. “Petir menyambar kafir juga mukmin, tetapi petir tidak akan menyambar orang yang sedang berzikir.”

Berikutnya, kegemarannya adalah senantiasa berbuat baik. (QS 55:60)

Subhanallah. Semoga Allah melindungi kita dan keluarga kita dari berbagai bala bencana. Amin.

Wallahu a’lam bisshawab.


SEDEKAH SEKARANG, KLIK DI SINI


TINGGALKAN KOMENTAR
Bagikan tulisan ini via:

Dompet Dhuafa tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari tindak kejahatan.

Be Informed

berlangganan info DD

Assalamualaikum...

Ada yang bisa kami bantu? Jangan sungkan hubungi kami langsung dari WhatsApp Anda. Klik di sini untuk memulai chatting :)
Powered by