Benarkah Sedekah Harus Sembunyi-sembunyi?

Benarkah Sedekah Harus Sembunyi-sembunyi?
Benarkah Sedekah Harus Sembunyi-sembunyi?
Bagikan tulisan ini via:

“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Baqarah: 271)

Sahabat, benar bahwa menyembunyikan sedekah lebih utama, namun Allah tak pernah melarang hamba-Nya yang bersedekah secara terang-terangan.

Begitu banyak ayat yang menyebutkan kebaikan dari sedekah sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, karena pada keduanya tersimpan pahala luar biasa. Sehingga tak layak bagi kita bersuudzon pada Muslim yang memperlihatkan sedekahnya bahwa mereka melakukan demikian karena ingin pamer.

Bagaimanapun ikhlas dan pamer (riya’) adalah pekerjaan hati yang amat halus, bukan hak manusia untuk menilainya. Terlebih lagi, Allah tidak mengharamkan sedekah dengan terang-terangan:

“Orang-orang yang menginfakkan hartanya malam dan siang hari (secara) sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” (QS Al Baqarah, 2: 274)

Berikut ini beberapa manfaat bersedekah secara terang-terangan yang perlu diketahui:

1. Mencontohkan sekaligus mengajak orang lain untuk turut bersedekah

“Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku.” Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku” Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim dan kamu TIDAK SALING MENGAJAK memberi makan orang miskin” (QS Al Fajr 15-18)

Bagaimana cara mengajak orang lain melakukan suatu kebaikan tanpa mencontohkannya terlebih dahulu? Mencontohkan merupakan cara terbaik untuk mengajak.

Misal, mau mengajak orang menyumbang banyak untuk wakaf masjid, maka sebisa mungkin diri kita terlebih dahulu yang melakukannya. Sederhana bukan?

2. Sedekah terang-terangan dapat mencegah perkataan buruk orang-orang yang suka menghina dan mencela

“Iih, orang kaya tapi kok tak pernah sedekah! Sungguh memalukan!”

Bukannya bersedekah karena tak ingin dihina atau digunjing orang, akan tetapi kita juga punya kewajiban untuk menolong orang yang berbuat zalim, bukankah mencegah orang yang suka mencela dari perbuatan mencela adalah termasuk kebaikan?

“Tolonglah saudaramu yang berbuat zalim atau yang dizalimi, maka seorang laki-laki berkata: wahai Rasulullah aku menolongnya jika dia dizalimi, apa pendapat anda jika ia berbuat zalim, bagaimana aku menolongnya? Rasulullah menjawab: menghalangi atau mencegahnya dari kezaliman, begitulah menolongnya.” (HR Tirmidzi)

Sedekah terang-terangan in syaa Allah bisa mencegah diri dari celaan orang yang suka mencela.

3. Wujud syukur atas karunia Allah

Sedekah terang-terangan yang dilakukan dengan ikhlas bisa menjadi wujud syukur atas karunia yang Allah berikan pada diri kita.

Lalu, apalagi yang membuat kita ragu atau takut dalam bersedekah? Baik sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan?

“Dan orang-orang yang sabar Karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang Itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik).” (QS Ar Ra’du: 22)

Semoga Allah memberikan kita kemampuan untuk senantiasa menafkahkan sebagian rezeki yang Allah berikan, baik secara sembunyi maupun terang-terangan. (SH)

***

TUNAIKAN SEDEKAH

TINGGALKAN KOMENTAR

BACA JUGA:

Bagikan tulisan ini via:

Dompet Dhuafa tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari tindak kejahatan.

Be Informed

berlangganan info DD

×
Assalamualaikum...

Ada yang bisa kami bantu? Jangan sungkan hubungi kami langsung dari WhatsApp Anda. Klik di sini untuk memulai chatting :)