Senyum untuk Syabila

Senyum untuk Syabila
Senyum untuk Syabila
Bagikan tulisan ini via:

Mak… uih, Mak..uih….

Kira-kira begitu rengekan Syabila (4,5 tahun), ketika berkunjung ke kantor pusat DD Banten di Kota Serang. Dalam bahasa Indonesia, “uih” artinya pulang.

“Kalau ngelihat orang pakai baju rapih, orang pakai baju putih, kayak Teteh Aa di sini, dia ketakutan. Kirain dokter. Takut perban matanya dibuka, terus matanya dimasukin alat lagi. Makanya ini minta pulang…” ujar sang ibu sembari menenangkan buah hatinya.

Sejak menjalani rangkaian kemoterapi, Syabila sering merasakan nyeri di sekujur tubuhnya. Ya, dari usia 1,5 tahun Syabila divonis mengidap tumor mata stadium IV. 

Baca:   'Nggak Apa-apa Pakai Bola Mata Palsu, Pak, yang Penting Syabila Nggak Sedih Lagi'

“Sekarang badannya sakit semua. Di rumah juga begini, nggak bisa ngapa-ngapain. Saya nggak tega lihatnya. Dokter bilang sekarang udah nyerang otak sama otot,” ujar sang ibu.

Di usianya sekarang, seharusnya Syabila bisa bermain bersama teman-temannya. Namun Allah mengujinya. Anak sekecil Syabila harus menghadapi ujian yang tidak ringan. Ia hanya bisa menangis. Keluarga juga tak ada pilahan lain selain bersabar.

Mari kita berdoa sejenak untuk adik Syabila. Semoga proses pengobatannya berjalan lancar. Semoga Syabila bisa lekas sehat dan tersenyum kembali.
Juga untuk keluarganya, semoga senantiasa diberikan kesabaran dalam menghadapi ujian ini.

Bantu kembalikan senyum Syabila,  klik tombol di bawah:

DONASI SEKARANG
TINGGALKAN KOMENTAR

BACA JUGA:

Bagikan tulisan ini via:

Be Informed

belangganan info DD