Masya Allah, Betapa Indahnya Ramadhan bersama Alquran

Masya Allah, Betapa Indahnya Ramadhan bersama Alquran
Masya Allah, Betapa Indahnya Ramadhan bersama Alquran
Bagikan tulisan ini via:

DDBANTEN.ORG — Ramadhan karim, bulan penuh kekuatan hati, ketaatan, jua warna keislaman. Hari-hari yang tidak mengherankan lagi bagi kita kaum muslimin jika pada bulan penuh rahmat ini banyak bermunculan kebaikan. Kaum-kaum dermawan menampakkan diri menjelma relawan membagikan takjil di sepanjang jalan, lampu merah, bahkan trotoar. Para pedagang musiman menjajakan makanan khas dari masing-masing daerahnya, juga kreativitas pemuda yang mengasah kemampuannya di bidang perdagangan.

Betapa indahnya bulan Ramadhan. Hal yang paling membedakan dengan bulan-bulan lainnya adalah spirit keislaman yang menggebu. Ibadah yang dilakukan bukan hanya siang hari, kaum muslimin dapat menikmati keindahan dengan bertadabur, tafakur, juga tazakur melalui tilawah Alquran di malam harinya. Dengan merenungkan ayat-ayat Quran maka ketenangan jiwa akan diperoleh jua.

Allah SWT berfirman: “Ingatlah, bahwa dengan berzikir kepada Allah maka hati akan menjadi tenang.” (QS Ar-Ra’d: 28).

Beberapa ulama menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan berzikir kepada Allah dalam ayat ini adalah Kitab-Nya. Yaitu, tatkala seorang mukmin mengetahui kandungan hukum dari ayat-ayat Allah yang menunjukkan kepada kebenaran maka hatinya akan merasakan ketentraman.

Membaca dan merenungkan ayat-ayat Alquran adalah bagian dari zikir. Sementara kedudukan zikir bagi seorang muslim sangatlah penting dan saling berkaitan satu dengan lainnya. Ibnu Taimiyah pernah berkata, “Zikir bagi hati laksana air bagi ikan. Apakah yang akan terjadi jika ikan dipisahkan dengan air?” 

Bagaimana mungkin seorang hamba mengaku mencintai Allah, sementara hati dan lisannya kering dari mengingat dan memuji-Nya, kan?

Demikianlah yang telah dipraktikkan oleh salafus shalih. Mereka adalah suatu umah yang mengagungkan Kitabullah dengan semestinya. Mereka tidak hanya mengimani Alquran sebagai bacaan ataupun wahyu dari sisi-Nya, tetapi mereka juga menerapkan ajarannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. Oleh sebab itu, marilah kita berlomba-lomba dalam memetik manfaat dari Alquran, sebagaimana dalam hadis Rasulullah SAW yang artinya: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang memelajari Alquran dan mengajarkannya.” (HR Bukhari)

Menjadi teladan bagi generasi kita dan seterusnya dalam menjadikan Alquran sebagai jalan hidup. Oleh sebab itu akan menjadikan kemuliaan bagi kita di sisi Allah karena ketakwaan, kedalaman ilmu, amal salih, dan kecintaan yang teramat besar terhadap Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah akan mengangkat kedudukan sebagian kaum dengan Kitab ini dan akan merendahkan sebagian yang lain dengan Kitab ini pula.” (HR Muslim)

Sungguh indah, bukan, apabila kita sebagai muslim generasi muda meneladani akhlak Rasulullah dalam menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup? Ramadhan adalah momen di mana setiap amalan akan dilipatgandakan, demikian pula para salafus shalih yang memperbanyak membaca Alquran di bulan Ramadhan. Az-Zuhri Rahimahullah berkata apabila telah masuk bulan Ramadhan, sesungguhnya ini adalah kesempatan untuk membaca Alquran dan memberikan makanan. (ibin/chogah)

TUNAIKAN ZAKAT DAN SEDEKAH ANDA DI SINI

 

TINGGALKAN KOMENTAR

BACA JUGA:

Bagikan tulisan ini via:

Be Informed

belangganan info DD