Ini Kisah Juari, Tukang Bangunan yang Kini Jadi Peternak

Ini Kisah Juari, Tukang Bangunan yang Kini Jadi Peternak
Ini Kisah Juari, Tukang Bangunan yang Kini Jadi Peternak
Bagikan tulisan ini via:

DDBANTEN.org — Senyumnya mengembang saat tim Dompet Dhuafa Banten berkunjung ke lokasi tempatnya bekerja saat ini. Beberapa meter dari jalan raya Cipocok-Petir, dia dan empat orang lainnya bergantian merawat dan memelihara 30 ekor kambing yang diberikan Dompet Dhuafa Banten lewat program Kampoeng Ternak.

Juari adalah pemilik senyum itu. Pria kelahiran 1983 itu tengah sibuk memeriksa domba satu per satu usai diberi makan.

“Sore-sore gini waktunya diperiksain, Kang. Memastikan semuanya sehat,” ujarnya.

Juari tampak penuh semangat mengerjakan pekerjaannya barunya. Sebelum terpilih sebagai penerima manfaat program Kampoeng Ternak, Juari bekerja sebagai tukang bangunan dengan penghasilan yang tidak menentu.

“Kalau lagi ada yang manggil kerja, ya kerja. Biaya hidup dicukup-cukupin aja dari hasil nukang,” ujarnya.

MEMILIKI KESIBUKAN BARU

Setelah tim Dompet Dhuafa Banten melakukan survei, Juari dan keempat temannya terpilih sebagai penerima manfaat program Kampoeng Ternak yang berlokasi di Kampung Lebak, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Secara bergantian, Juari harus mamastikan kecukupan pasokan makanan untuk 30 ekor domba yang diberikan Dompet Dhuafa Banten.

“Sehari bisa habis delapan karung rumput, Kang. Kadang dikasih ampas tahu juga untuk variasi,” cerita Juari.

Tak hanya diberikan pengetahuan seputar pola makananan ternak, para penerima manfaat juga mendapat pendampingan seperti penyuluhan pengembangbiakkan hewan ternak, pengobatan hewan ternak yang sakit, hingga pengelolaan sebuah peternakan yang ideal pun menjadi sebuah manfaat dan ilmu baru  yang dirasakan Juari dan teman-temannya.

“Bersyukur sekali bisa belajar di sini, Kang. Mudah-mudahan nanti saya bisa punya peternakan sendiri. Insya Allah mau belajarnya sungguh-sungguh,” katanya penuh semangat.

PASAR YANG JELAS

Program Kampoeng Ternak yang digagas Dompet Dhuafa Banten sejatinya adalah bagian dari ikhtiar pemenuhan permintaan akan hewan kurban yang selalu meningkat setiap tahunnya.

Manajer Program Dompet Dhuafa Banten, Mokhlas Pidono, menjelaskan, para peternak yang diberdayakan melalui program Kampoeng Ternak sebenarnya telah memiliki pasar yang jelas, yaitu permintaan hewan kurban setiap tahunnya.

“Jumlah orang yang berkurban melalui program Tebar Hewan Kurban di Dompet Dhuafa Banten terus bertambah. Kadang kami harus mencarikan stok hewan lagi. Mudah-mudahan dengan adanya program Kampoeng Ternak, permintaan hewan kurban bisa kita penuhi,” ujar Mokhlas.

Sehari-hari, para peternak didampingi oleh peternak yang telah berpengalaman dalam bidang usaha sejenis. “Kami sengaja merekruit pendamping untuk program ini. Sehingga tingkat keberhasilan para penerima manfaat dapat diukur dan pengetahuan mereka terus bertambah,” tambah Mokhlas.

Kepada lima orang penerima manfaat yang dipilih, Dompet Dhuafa tidak memberikan stok domba untuk penggemukan serta penyuluhan peternakan dan manajemen keuangan secara cuma-cuma.

“Program ini didanai dari zakat yang dipercayakan muzzaki kepada Dompet Dhuafa. Melalui pengelolaan yang terkontrol, Dompet Dhuafa ingin memastikan bahwa dana zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para mustahik,” ujar Mokhlas.

Kampoeng Ternak adalah salah satu upaya Dompet Dhuafa mewujudkan kesejahteraan masyarakat dhuafa melalui pendampingan kepada para peternak lokal. Dan Juari, serta keempat temannya adalah sosok yang telah merasakan kebermanfaatan dari program ini.

“Alhamdulillah, kini hidup saya jadi ada arahnya, Kang. Ada tujuan yang lebih jelas. Mudah-mudahan nanti kami semua berhasil,” pungkas Juari ditutupnya dengan sebait doa untuk para muzzaki yang telah memercayakan zakatnya melalui Dompet Dhuafa.

“Semoga pada donatur selalu diberkahi Gusti Allah, dilancarkan segala urusannya…” tutup Juari. (setiawan chogah)


TUNAIKAN ZAKAT DAN SEDEKAH ANDA DI SINI


 

TINGGALKAN KOMENTAR

BACA JUGA:

Bagikan tulisan ini via:

Be Informed

belangganan info DD