Harmini Marzusy: Berbagi Itu Kebutuhan

Harmini Marzusy: Berbagi Itu Kebutuhan
Harmini Marzusy: Berbagi Itu Kebutuhan
Bagikan tulisan ini via:

DDBANTEN.ORG — Anggun dan ramah, itulah kesan pertama yang hadir saat pertemuan saya dengan wanita yang akrab disapa Bu Zusy ini. Kami membuat janji buka puasa bersama di sebuah restoran di Kota Serang saat saya meminta waktu Bu Zusy untuk sedikit berbagi cerita. Dari pertemuan singkat itu menyisakan kesan kagum yang ingin saya bagikan kepada para pembaca yang budiman. Semoga kisah sukses dari bisnis yang beliau lakoni dapat menginspirasi kita semua.

Harmini Marzusy adalah nama dibalik suksesnya Langit Tour and Travel, sebuah agen perjalanan yang concern melayani pelancong Indonesia ke luar negeri. Ya, kurang lebih 20 negara telah ia jelajahi dalam 3 tahun terakhir dengan pengguna jasa dari berbagai latar belakang.

“Alhamdulillah, pengguna jasa ibu selama ini puas dengan layanan Langit. Bahkan mereka terus-terusan pesan untuk diajak ke negara lain,” ujar Bu Zusy memulai cerita.

Ya, bertransformasi menjadi seorang tour leader bukanlah sebuah pilihan yang tiba-tiba saja diambil sarjana ekonomi ini. Sebelumnya, Bu Zusy pernah memiliki bisnis katering dan fotografi, namun rupanya jalan suksesnya bukan di bidang itu.

“Ibu kan orangnya suka banget jalan-jalan dan fotografi, jadi kepikiran kenapa nggak coba bisnis dari sesuatu yang ibu sukai aja, kan? Akhirnya ibu dirikanlah Langit Tour and Travel. Awalnya ibu ngajakin orang-orang dekat saja, tapi lama-lama banyak yang nanya, karena tertarik dengan foto-foto dan cerita ibu di Facebook dan Instagram,” tururnya.

Tiga tahun berselang, pelayanan Langit Tour and Travel semakin dicari. Foto-foto travelling yang ia unggah ke media sosial menarik banyak peminat. Permintaan untuk diajak ke leuar negeri semakin berdatangan, mulai dari pengusaha hingga pejabat penting.

Tak ingin pelayanannya mengecewakan pelanggan, Bu Zusy terus meng-upgrade pengetahuannya tentang tour leader dengan mengikuti berbagai seminar dan pelatihan. Tak hanya itu, keseriusannya kini ia buktikan dengan kembali mengambil pendidikan master di salah satu universitas negeri.

“Ibu orangnya nggak betah berdiam-diam. Walau sekarang sudah punya cucu, tapi ibu termasuk orang yang meyakini bahwa usia bukanlah alasan bagi kita untuk bermalas-malasan belejar. Zaman semakin maju, teknologi makin berkembang, kita tidak boleh ketinggalan,” tuturnya penuh semangat.

Lantas apakah tantangan yang ia hadapi dalam menjalankan bisnis tour and travel ini?

“Ibu memilih tour and travel karena memang pasarnya masih luas. Agar usaha ibu dikenal mudah oleh pengguna jasa-jasa ibu, ibu selalu berupaya ada pembeda. Inilah yang disebut inovasi, kan? Bagi ibu, pelayanan terbaik untuk pelangganan adalah sebuah kewajiban. Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada yang kecewa atau pun komplain,” kata Bu Zusy.

Kemampuan fotografi yang dimilikinya ia jadinya salah satu keunggulan dalam bisnis yang ia kelola. Foto-foto perjalanan Langit Tour and Travel kerap membuat orang tak sabar untuk turut melancong bersama Bu Zusy.

“Karena dulu ibu pernah punya usaha studio dan fotografi, ya, sedikit-sedikit bisalah motret, hehehe,” katanya tersenyum.

Bu Zusy adalah orang yang  sangat memegang teguh prinsip hidupnya, baginya, selain memberikan pelayanan prima, berbagi adalah semua kebutuhan yang mesti terpenuhi. “Sudah terbiasa dari dulu. Bahkan gaji pertama ibu dulu waktu jadi karyawan pasti dikirimkan ke orangtua terlebih dahulu,” kenangnya.

Bu Zusy percaya, sesuatu yang ia bagikan kepada orang-orang di sekitarnya tidak pernah mengurangi harta yang ia miliki, justru ia merasakan berkah yang luar biasa. “Hasil gaji atau penghasilan apa pun yang kita peroleh sebagiannya adalah milik orang yang membutuhkan. Yang namanya bukan hak kita, ya harus kita keluarkan. Perintahnya sangat jelas di agama,” tuturnya.

Kini, selain menjadi salah satu muzaki yang berzakat melalui Dompet Dhuafa, Bu Zusy juga aktif membantu masyarakat di sekitar tempat tinggalnya dengan memberikan bantuan pendidikan untuk anak-anak kurang mampu.

“Alhamdulillah, rezeki ini bukan untuk ibu dan keluarga, tapi juga untuk anak-anak asuh ibu. Doakan selalu lancar ya usaha ibu. Semoga juga Dompet Dhuafa terus amanah dalam menyalurkan zakat dan sedekah melalui program-program bermanfaat,” pungkasnya. ▣


Penulis: Sofik Emeraldy

Editor: Setiawan Chogah


Source: Majalah Bangkit Berdaya! Edisi 2 (April-Juni 2017)

KALKULATOR ZAKAT

TUNAIKAN ZAKAT

TUNAIKAN SEDEKAH

TUNAIKAN WAKAF

TINGGALKAN KOMENTAR

BACA JUGA:

Bagikan tulisan ini via:

Be Informed

belangganan info DD